membuat master instalasi windows 7 dengan USB

27 Agustus 2011

kebutuhan :

  • USB Flashdisk minimal berukuran 1G
  • DVD original windows 7
  • software untuk format Flashdisk. bisa didownload di sini : 
  • software untuk mengcopy master windows 7. bisa didownload di sini :

langkah kerja :

format flashdisk anda dengan software yang telah anda download tadi.

setelah selesai, instal sof

monitoring jaringan dengan cacti

27 Agustus 2011

pengertian :

persiapan :

instalasi :

konfigurasi :

selesai

Memanfaatkan IP Publik untuk webserver

27 Agustus 2011

Jika kita punya IP Publik statik dari ISP, kita bisa manfaatkan IP publik tersebut untuk mesin webserver komputer kita.Adalah dengan memforward port IP publik ke IP lokal webserver kita, sehingga webserver yang kita buat bisa diakses dari internet. Kita asumsikan settingan IP kita sebagai berikut :
ether1 = 192.168.1.100 (mengarah ke modem)
ether2 = 192.168.2.1(mengarah ke webserver)
ip webserver = 192.168.2.19
DMZ Host (Demilitarized Zone) pada modem di arahkan ke ip ether1 mikrotik=192.168.1.100
Membuka akses webserver (port 80) melalui webbrowser dari ip publik (luar, port 80)
/ip firewall
nat add chain=dstnat action=dst-nat to-address=192.168.2.19 to-ports=80 dst-address=192.168.1.100 protocol=tcp dst-port=80
Membuka akses ssh (port 22) menuju webserver
nat add chain=dstnat action=dst-nat to-address=192.168.2.19 to-ports=22 dst-address=192.168.1.100 protocol=tcp dst-port=22
Membuka akses ftp (port 21) menuju webserver
nat add chain=dstnat action=dst-nat to-address=192.168.2.19 to-ports=21 dst-address=192.168.1.100 protocol=tcp dst-port=21
Mengakses Mikrotik Webbox (port 80), akan dialihkan ke port 82 ether1
Sehingga nantinya: http://ip_publik:82 akan otomatis diarahkan ke http://ip mikrotik:80
nat add chain=dstnat action=dst-nat to-address=192.168.1.100 to-ports=80 dst-address=192.168.1.100 protocol=tcp dst-port=82.
Setelah semua settingan dilakukan, marilah kita cek dengan mencoba mengakses IP publik kita melalui web browser.jika berhasil, maka akan menuju web server kita.

Bandwidth management dengan PCQ(Per Connection Queue)

27 Agustus 2011

Pengaturan Bandwidth internet untuk client dengan metode PCQ memungkinkan akses internet dengan cara antrian. Misalkan kita punya akses internet dengan bandwidth sebesar 2 Mbps yang akan kita gunakan untuk 10 PC. maka ketika semua PC tersebut terpakai, masing-masing PC akan mendapatkan bandwidth sebesar 2Mbps/10PC =sekitar 0.2Mbps, tetapi pada saat komputer yang terpakai hanya 5 buah, maka masing-masing pc secara otomatis akan mendapatkan bandwidth sebesar 2Mbps/5 = 0.4Mbps. sehingga keseluruhan bandwidth bisa terpakai secara optimal.
Konfigurasi di mikrotik bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Eth1= Ethernet lokal ke client dengan IP: 192.168.1.100/24
Eth2= Ethernet ke Internet dengan IP: 203.152.xxx.xxx
Maka perintah PCQ dapat di set melalui terminal, dengan script sebagai berikut:

  • 1. Menandai semua paket yang masuk dari Eth1 (lokal dari client)

/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.100/24 action=mark-connection new-connection-mark=procaster-icafe
/ip firewall mangle add connection-mark=jaringanXX action=mark-packet new-packet-mark=paket-XX chain=forward

  • 2. Membuat queue Tipe dengan jenis PCQ untuk paket yang sudah di tandai masing-masing untuk source dan destination

/queue type add name=pct-dw kind=pcq pcq-classifier=dst-address
/queue type add name=pct-up kind=pcq pcq-classifier=src-address

  • 3. Membuat Queue Tree Untuk paket upload dan download

/queue tree add name=pct-download parent=Eth1 max-limit=2M
/queue tree add parent=pct-download queue=pcq-download packet-mark=paket-XX
/queue tree add name=pct-upload parent=Eth2 max-limit=2M
/queue tree add parent=pct-Upload queue=pcq-upload packet-mark=paket-XX

chatting di jaringan LAN dengan net send di ms-dos

3 Agustus 2010

pertama.
buka run.ketikkan services.msc atau di control panel>administrative tool>services
kemudian cari name “messenger”
double click.dan jalankan servicesnya .boleh secara manual atau automatic.
untuk mulai chat.masuk ke dos.start>run>ketik cmd>
setelah masuk ms-dos, ketikkan net send nama user/nama komputer/ip computer tujuan

install linux RHEL 5 lewat jaringan

12 April 2008

langkah pertama untuk menginstal RHEL melalui jaringan(dalam hal ini saya menggunakan NFS) yaitu konfigurasi di server .

  • membuat folder di root dengan perintah :

#mkdir /RHEL

  • #ls cari folder /RHEL masukkan CD instalasi RHEL dan masuk ke cdrom dan lihat isi dari CDrom tersebut.
  • copykan ketiga file(images, Packages, isolinux) ke dalam folder /RHEL:

# cp -var images/ /RHEL/

# cp -var isolinux/ /RHEL/

# cp -var Packages/ /RHEL/

  • jika semua file sudah tercopy, klick pada Kmenu : applications>system setting>server setting>NFS isikan directory yang telah kita buat tadi(/RHEL) dan hostnya ketikkan *(semua host), pastikan permission:read/write
  • jalankan tiga servis berikut:

# service NFS start

# service portmap start

# service iptables -F start

  • lalu edit:

# vi /etc/host allow tambahkan All:All

  • # less /etc /exports
  • # showmount -e
  • # iptables -F (untuk mematikan firewall) setting IP untuk server:
  • # system-config-network

isikan IP dan netmask untuk servernya .Konfigurasi servernya sudah selesai.Sekarang tinggal konfigurasi pada clientnya

konfigurasi di client

  • masukkan CD instalasi RHEL di komputer client arahkan boot kepada CDROM .setelah muncul pilihan instalasi, tekan tombol TAB diikuti dengan mengetikkan linux askmethod

pilih NFS Images

memilih bahasa instalasi

pilih bahasa

memilih tipe keyboard

keyboardtype

masukkan nomor IP servernya dan diikuti dengan sumber folder untuk instalasinya

NFS

untitled

12 April 2008

ini adalah cara setting IP di linux, saya coba pada fedora kalo yang lain belum.kemarin, waktu saya coba setting IP, dengan perintah ifconfig eth0 <no_IP> netmask<255.255.255.0>. setelah itu, saya coba buka mozilla.dan saya lanjutkan dengan setting proxynya sekalian.ternyata berhasil. setelah komputer direstart, ternyata komputer tidak bisa lagi buat internetan.jadi saya cek dulu IPnya lewat console dengan perintah ifconfig, tapi sebelumnya harus masuk sebagai root dulu dengan perintah su – kemudian diikuti dengan pengisian password root. ternyata IP komputer tersebut tidak ada lagi. untuk mengatasinya saya gunakan perintah system-config-network, kemudian muncul gambar sebagai berikut:setting IP

kemudian,klick device dan doouble click pada bagian eth0.kemudian muncul seperti gambar di bawah:

set IP

langkah selanjutnya hanya dengan mengisikan IP address saja dan aktifkan, sudah jadi

catatanku yang tercecer….

31 Maret 2008

mengganti password root

# passwd root, lihat hasilnya:

[root@localhost ~]# passwd root
Changing password for user root.
New UNIX password:(isikan password)
Retype new UNIX password:(isikan lagi)
passwd: all authentication tokens updated successfully.
[root@localhost ~]#

Cara mengextract file.tar.gz lewat console

$ tar -xvf namaprogram.tar.gz
$ cd namaprogram

Menambah user

# useradd <namauser>

# passwd<isikan password>

Menghapus user

#userdel -rf <namauser>

cloning harddisk

syaratnya semua spesifikasi hardware komputer harus sama

# dd if=/dev/sda of=/dev/sdb

menjalankan ssh

# ssh root@(no IP tujuan)

kemudian masukkan password root komputer tujuan

[root@localhost ~]# ssh root@192.168.1.202(misalnya)
root@192.168.1.202′s(misalnya) password:(isikan password rootnya)
Last login: Wed Apr 16 14:34:55 2008 from 192.168.1.202
[root@localhost ~]#

Pada keterangan di atas, artinya sudah masuk sebagai root di komputer tujuan .Dalam posisi ini kita bisa melakukan semua kegiatan yang kita inginkan termasuk menshutdown komputer tujuan ini(# poweroff)

mengirimkan pesan ke komputer lain lewat ssh

# ssh root@[no ip] wall [isi pesan]

mengganti password grub loader

# vi /boot/grub/grub.conf

cari dan hapus yang bertuliskan :

password –md5$1$(misalnya)

lalu ketikkan # password=(isikan password) di bawah baris timeout=5. lalu keluar

ke instalasi RHEL lewat jaringan


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.